METRO – Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan kerja Direktur Humas, Kerja Sama, dan Pemasaran (HKP) IIB Darmajaya, Dian Eka Darma Wahyuni, S.E., M.M., ke Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Metro Utara, Lampung pada Jumat (26/6/2026).
Kehadiran Dian Eka Darma Wahyuni disambut hangat oleh Murti Rahayu, S.P., Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) sekaligus Koordinator Penyuluh Kota Metro. Pertemuan tersebut membahas rencana pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat yang akan melibatkan dosen dan mahasiswa IIB Darmajaya dengan sasaran utama Kelompok Wanita Tani (KWT) di wilayah Metro Utara.
Direktur HKP IIB Darmajaya, Dian Eka Darma Wahyuni, S.E., M.M., mengatakan sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya bagi anggota Kelompok Wanita Tani.
“Melalui kolaborasi ini, kami berharap program pengabdian kepada masyarakat yang akan dilaksanakan dapat memberikan manfaat nyata. Tidak hanya berbagi ilmu pengetahuan, tetapi juga mendorong peningkatan keterampilan dan kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya para anggota Kelompok Wanita Tani,” ujarnya.
Baca : Jadi Narasumber BPSDM Lampung, Ketua Prodi Manajemen Unggul IIB Darmajaya Tekankan ASN Berintegritas
Menurut Dian, keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam program tersebut juga menjadi implementasi pembelajaran yang berdampak langsung bagi masyarakat sekaligus memperkuat peran kampus sebagai mitra pembangunan daerah.
Sementara itu, Murti Rahayu, S.P., menyambut baik rencana kolaborasi tersebut. Menurutnya, di tengah perkembangan era digital, anggota Kelompok Wanita Tani perlu dibekali pengetahuan mengenai pemasaran digital agar produk olahan pangan yang dihasilkan memiliki jangkauan pasar yang lebih luas.
“Pengetahuan mengenai e-commerce, termasuk bagaimana memasarkan produk melalui marketplace, sangat dibutuhkan oleh anggota Kelompok Wanita Tani saat ini. Dengan kemampuan tersebut, diharapkan produk-produk olahan pangan yang dihasilkan dapat memiliki nilai tambah dan menjangkau konsumen yang lebih luas,” ungkapnya.
Murti menjelaskan, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Metro Utara saat ini membina 23 Kelompok Wanita Tani (KWT) yang aktif mengembangkan berbagai produk pertanian dan olahan pangan. Selain menjabat sebagai Koordinator Penyuluh di BPP Metro Utara, ia juga aktif sebagai Penyuluh Pendamping Gerakan Tanam Pangan Keluarga (GERTAPAGA) untuk KWT “Bungur Metro Sejahtera” di bawah naungan Kelurahan Metro.
Baca : Wakil Rektor IV UM Metro Pimpin Delegasi Ke Kongres GSDC
Melalui kolaborasi ini, IIB Darmajaya berharap program pengabdian kepada masyarakat dapat menghadirkan solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, terutama dalam meningkatkan kemampuan digital pelaku usaha berbasis kelompok tani.(**)




















Komentar