Purbolinggo — Haflah Akhiruddirasah Pondok Pesantren Muhammadiyah Darul Hikmah Tahun Pelajaran 2025/2026 berlangsung khidmat dan meriah pada Kamis, 30 April 2026, di Komplek Pondok Muhammadiyah Darul Hikmah, Desa Toto Harjo, Kecamatan Purbolinggo, Lampung Timur. Kegiatan ini mengusung tema “Melangkah Dengan Ilmu, Berpijak Pada Iman.”
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ela Siti Nuryamah selaku Bupati Lampung Timur, didampingi Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lampung, Ahamd Sujino, serta Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lampung Timur, M. Dimyati.
Haflah Akhiruddirasah merupakan rangkaian kegiatan puncak berupa penyematan medali dan penyerahan ijazah kepada para santri yang telah menyelesaikan pendidikan di pondok pesantren. Momentum ini menjadi simbol keberhasilan proses pendidikan sekaligus awal perjalanan baru para santri dalam mengamalkan ilmu di tengah masyarakat.
Mudir Pondok Pesantren Muhammadiyah Darul Hikmah Purbolinggo, Muhammad Shofwan Taufiq, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara dengan lancar dan penuh antusiasme. Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, khususnya panitia yang terdiri dari musyrif dan musyrifah muda.
Baca : PFI Kecam Intimidasi Kepala Dinas PSDA terhadap Wartawan, Tegaskan Pers Dilindungi Undang-Undang
“Saya sangat bersyukur acara hari ini sangat ramai dan meriah. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung penuh kegiatan ini, terutama keluarga besar Muhammadiyah Purbolinggo. Seluruh rangkaian acara ini disiapkan oleh musyrif dan musyrifah muda dalam waktu kurang lebih tiga minggu,” ungkapnya.
Dalam sambutannya, Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, menyampaikan ucapan selamat kepada para santri yang telah diwisuda. Ia menekankan pentingnya mengamalkan ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di pesantren.
“Ilmu yang kalian peroleh jangan hanya berhenti di bangku pendidikan. Amalkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama,” ujar Bupati.
Ia juga berharap para lulusan mampu menjadi generasi muda Islami yang unggul dan berdaya saing.
“Semoga ilmu yang diperoleh dapat bermanfaat, baik di dunia maupun di akhirat. Jadilah generasi muda Islami yang berkualitas, berakhlak mulia, maju, dan berdaya saing,” tambahnya.
Bupati juga mengajak para santri untuk senantiasa mengamalkan ajaran Islam dalam setiap aspek kehidupan. Menurutnya, bangsa Indonesia membutuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam iman dan akhlak.
Baca : Belum Lulus Sudah Cuan! Mahasiswa Tekpang Darmajaya Ini Sukses Bangun “Murahmaran”
“Ajaran Islam yang bersumber dari Al-Qur’an telah terbukti mampu membawa kemaslahatan bagi kehidupan umat manusia apabila diamalkan dengan baik dan benar. Islam mengajarkan kita menjadi pribadi yang kuat, tangguh, tidak mudah menyerah, serta bertanggung jawab dalam setiap tugas yang diemban,” tuturnya.
Kegiatan Haflah Akhiruddirasah ini menjadi penutup perjalanan pendidikan para santri di pondok, sekaligus menjadi awal langkah mereka untuk mengabdikan ilmu di tengah masyarakat sebagai kader umat, bangsa, dan persyarikatan.


















Komentar