LAMPUNG TIMUR – Personel Satuan Brimob Polda Lampung yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) melakukan upaya pemadaman kebakaran di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, Kamis (5/11/2026).
Satu regu Tim SAR dari Kompi 2 Batalyon B Pelopor dikerahkan untuk bergabung dengan personel TNI dari Kodim Lampung Timur, Polres Lampung Timur, BPBD, serta tim internal TNWK guna memutus penyebaran api yang membakar kawasan hutan.
Upaya tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga kelestarian ekosistem hutan dan melindungi habitat satwa dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. Sinergi lintas sektor dalam Satgas ini bertujuan mencegah api meluas ke area konservasi yang lebih dalam serta meminimalkan dampak kerusakan lingkungan.
Kegiatan diawali dengan apel persiapan dan pengecekan personel pada pukul 08.00 WIB yang dipimpin Ipda Aris Riyanto. Setelah itu, personel bergerak menuju lokasi sasaran.
Setibanya di titik koordinat, tim gabungan yang berkoordinasi dengan Kapolsek Sukadana, Kompol M. Faisal, langsung melakukan pemadaman di sejumlah titik api yang terdeteksi sejak pukul 11.00 WIB.
Hingga sore hari, personel Satuan Brimob Polda Lampung masih bersiaga di lokasi untuk melakukan pemantauan intensif guna memastikan tidak ada sisa api yang berpotensi kembali menyala.
Komandan Satuan Brimob Polda Lampung, Kombes Pol Yustanto Mujiharjo, mengapresiasi dedikasi personel di lapangan yang bekerja tanpa kenal lelah.
“Kehadiran Satuan Brimob Polda Lampung di Way Kambas adalah wujud pengabdian dalam melindungi aset negara dan kelestarian lingkungan. Seluruh personel telah diinstruksikan untuk bekerja secara maksimal dengan tetap mengutamakan keselamatan kerja demi memastikan kawasan konservasi ini kembali aman dari ancaman api,” tegasnya.
Melalui upaya pemadaman yang terukur dan terintegrasi, diharapkan kondisi di Taman Nasional Way Kambas segera pulih sehingga habitat satwa di dalamnya tetap terjaga.
Satuan Brimob Polda Lampung juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga hutan dengan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terutama pada musim kemarau. (**/San)




















Komentar