oleh

BPT Menggala Mas Siapkan Laporan Resmi ke Kejari Tubaba

-Tubaba-15 Dilihat
banner 468x60

TUBABA – Badan Permusyawaratan Tiyuh (BPT) Menggala Mas, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), berencana menyampaikan laporan resmi kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Tubaba terkait persoalan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Tiyuh (LPPT). Kamis (5/11/2026).

 

banner 336x280

Laporan tersebut berkaitan dengan surat yang diterbitkan BPT Menggala Mas kepada Kepalo Tiyuh setempat mengenai LPPT akhir masa jabatan.

 

Dalam surat tersebut, Ketua BPT meminta Kepalo Tiyuh segera menyerahkan LPPT akhir masa jabatan paling lambat 30 hari setelah surat diterbitkan. Permintaan itu didasarkan pada Peraturan Bupati Nomor 9 Tahun 2019 dan Keputusan Bupati Nomor 100.3.3.2/146/II.13/HK/2026 tentang jadwal pemilihan kepala tiyuh serentak 2026.

 

Surat tersebut juga ditembuskan kepada Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Tiyuh (PMD) serta Camat Tulang Bawang Tengah.

 

Namun, menurut Ketua BPT Menggala Mas, Maryantori, hingga saat ini Kepalo Tiyuh setempat belum menindaklanjuti permintaan tersebut.

 

Maryantori mengatakan, pihaknya bersama sejumlah anggota BPT telah mendatangi kantor kejaksaan untuk melakukan audiensi.

 

“BPT Tiyuh Menggala Mas diminta oleh pihak kejaksaan untuk membuat surat secara resmi dari BPT yang ditujukan ke Kejaksaan dan ditembuskan ke instansi terkait lainnya,” kata Maryantori, Kamis (5/11/2026).

 

Menanggapi permintaan tersebut, Maryantori menyatakan akan segera menindaklanjutinya.

 

“Dalam waktu dekat ini, selaku Ketua BPT Tiyuh Menggala Mas, saya akan memenuhi permintaan dari pihak kejaksaan. Tadi bertemu langsung dengan Bapak Septian Zade, Kasubsi 1 Intel,” ucapnya.

 

Maryantori juga menyampaikan adanya dugaan permainan antara Kepalo Tiyuh Menggala Mas dan pihak Inspektorat. Dugaan tersebut, menurutnya, berkaitan dengan surat yang dikeluarkan Inspektorat mengenai LPPT-AMJ Tiyuh Menggala Mas periode 2018–2026 dengan SPT Nomor 700.1.2/1305/SPT/R/21/III.01/TUBABA/2026 tertanggal 24 Juli 2026.

 

“Kami berharap nantinya laporan kami di kejaksaan bisa ditindaklanjuti,” tukasnya.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kejari Tubaba maupun instansi terkait lainnya belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi melalui telepon seluler juga belum mendapat jawaban. (*)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *