LAMPUNG UTARA – Sebanyak 189 koperasi mandiri di Kabupaten Lampung Utara masih berstatus aktif pada 2026. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 176 koperasi.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Transmigrasi Lampung Utara, Meity Zahara, S.E., M.M., mengatakan jumlah keseluruhan koperasi aktif mencapai 438 unit jika digabungkan dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
“Data melalui sistem pendataan daring menunjukkan koperasi aktif kita ada 438, termasuk KDKMP. Kalau koperasi mandiri ada 189, naik dibanding tahun lalu sebanyak 176 koperasi. Jumlah ini juga dipastikan bisa terus bertambah saat KDKMP nanti beroperasi,” kata Meity, Jumat (9/10/2026).
Meity menjelaskan, peningkatan jumlah koperasi aktif tidak terlepas dari pembinaan dan pengawasan yang dilakukan pemerintah daerah. Salah satu upayanya adalah mengingatkan pengurus koperasi agar rutin melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan menyampaikan laporannya.
Menurut Meity, koperasi yang tidak melaksanakan RAT selama dua tahun dapat dinyatakan tidak aktif atau vakum sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia menambahkan, koperasi berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Karena itu, pihaknya mengajak generasi muda untuk mengenal dan mengembangkan koperasi di tengah perkembangan era digital.
Meity, didampingi Kepala Bidang Koperasi Devi Susanti dan Kepala Seksi Pengembangan Kelembagaan dan Perizinan Koperasi Andre Achmad, juga menyebut program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih serta program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi mendorong perkembangan koperasi.
Menurutnya, bertambahnya koperasi yang aktif diharapkan dapat membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan baru, khususnya bagi generasi muda.
Meity turut mengapresiasi perhatian Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis dan Wakil Bupati Romli terhadap perkembangan koperasi di daerah tersebut.
“Jajaran Pemkab Lampura, khususnya Pak Bupati dan Pak Wakil, sangat berkonsentrasi terhadap koperasi-koperasi yang ada di Lampung Utara. Apalagi untuk meningkatkan roda perekonomian dan membuka lapangan pekerjaan baru bagi para remaja,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Lampung Utara berharap pembinaan dan pengawasan koperasi dapat terus meningkatkan aktivitas usaha, memperkuat perekonomian masyarakat, serta memperluas kesempatan kerja.
















Komentar