oleh

Musda XI Golkar Bandar Lampung Digelar, Aprozi Alam Soroti Konsolidasi dan Target 2029

banner 468x60

BANDAR LAMPUNG – DPD Partai Golkar Kota Bandar Lampung menggelar Musyawarah Daerah (Musda) XI di Gedung Graha Karya Golkar Provinsi Lampung, Senin (21/9/2026).

 

banner 336x280

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Bandar Lampung Iwan Gunawan yang mewakili Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana, Ketua DPRD Kota Bandar Lampung, para ketua dan pimpinan partai politik se-Kota Bandar Lampung, jajaran pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Lampung, Ketua DPD Partai Golkar kabupaten/kota se-Lampung, Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Provinsi Lampung, unsur organisasi pendiri, badan dan lembaga sayap Partai Golkar, anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Bandar Lampung, para Ketua Pimpinan Kecamatan Partai Golkar se-Kota Bandar Lampung, serta tamu undangan.

 

Musda XI dibuka oleh Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Lampung H. Aprozi Alam. Forum tersebut menjadi bagian dari proses konsolidasi organisasi Partai Golkar Kota Bandar Lampung sekaligus penyusunan program kerja untuk periode mendatang.

 

Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua DPD Partai Golkar Kota Bandar Lampung H. Riza Mirhadi, S.H., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur karena selama menjalankan amanah sebagai Plt. Ketua, tugas-tugas organisasi dapat dilaksanakan.

 

“Sejak saya menjadi Plt. dan mengemban amanah ini, Alhamdulillah berkat rida Allah SWT, amanah ini dapat saya selesaikan dengan sebaik-baiknya,” ungkap Riza.

 

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengurus Partai Golkar Kota Bandar Lampung yang telah hadir serta mendukung pelaksanaan Musda XI.

 

Dalam sambutan Wali Kota Bandar Lampung yang disampaikan Sekdakot Iwan Gunawan, Pemerintah Kota Bandar Lampung menyambut baik pelaksanaan Musda XI Partai Golkar Kota Bandar Lampung. Pemerintah kota juga mendorong Partai Golkar untuk terus mengambil bagian dalam pemberdayaan perempuan.

 

“Selamat atas pelaksanaan Musda XI Partai Golkar Kota Bandar Lampung, semoga kegiatan ini mendapat rida dari Allah SWT,” ujar Iwan.

 

Sementara itu, H. Aprozi Alam menegaskan bahwa Musda bukan semata-mata forum untuk memilih ketua baru. Menurutnya, Musda harus menjadi momentum untuk menyusun program kerja yang mampu memberikan kontribusi terhadap perubahan dan pembangunan Kota Bandar Lampung ke depan.

 

“Musda ini bukan semata-mata memilih ketua, tetapi bagaimana menyusun program yang bisa membawa perubahan Kota Bandar Lampung menjadi lebih baik ke depannya,” ungkap Aprozi.

 

Aprozi juga menyampaikan target Partai Golkar Kota Bandar Lampung menghadapi agenda politik 2029, yakni meningkatkan posisi partai dari peringkat kedua menjadi peringkat pertama.

 

“Target Partai Golkar dari nomor dua menjadi nomor satu pada 2029,” tegasnya.

 

Ia turut mengapresiasi kinerja Riza Mirhadi selama kurang lebih sembilan bulan menjalankan tugas sebagai Plt. Ketua DPD Partai Golkar Kota Bandar Lampung. Menurutnya, selama menjalankan amanah tersebut terdapat berbagai dinamika internal organisasi yang harus dihadapi.

 

Musda XI Partai Golkar Kota Bandar Lampung sebelumnya mengalami penundaan. Agenda tersebut semula direncanakan berlangsung pada Desember 2025, kemudian ditetapkan kembali pada 21 September 2026.

 

Dalam pelaksanaan Musda XI, H. Rycko Menoza Sjachroedin Zainal Pagaralam ditetapkan sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Bandar Lampung periode 2026-2031 secara aklamasi. Penetapan tersebut dilakukan setelah Rycko menjadi satu-satunya bakal calon yang mendaftarkan diri hingga batas akhir penjaringan.

 

Setelah penetapan ketua, Musda membentuk tim formatur untuk menyusun kepengurusan DPD Partai Golkar Kota Bandar Lampung periode 2026-2031. Adapun waktu pelantikan kepengurusan baru belum ditentukan dan akan ditetapkan sesuai mekanisme organisasi.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *