METRO-Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Non-Formal (Dikdasmen & PNF) bersama Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Metro menggelar rapat finalisasi penulisan buku sejarah perjalanan sekolah dan madrasah Muhammadiyah se-Kota Metro. Pertemuan ini berlangsung di Ruang Rapat PDM Kota Metro pada Kamis (9/4/2026).
Rapat tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan Majelis Dikdasmen, serta Ketua, Wakil Ketua, dan empat anggota MPI. Dua di antara anggota MPI yang hadir merupakan dosen sejarah dari Universitas Muhammadiyah (UM) Metro yang akan bertindak sebagai tenaga ahli.
Ketua MPI PDM Kota Metro, Imam Sapi’i, memaparkan bahwa proyek literasi sejarah ini akan diawali dengan pembekalan intensif bagi para penulis.
“Agenda penulisan akan kita mulai dengan pelatihan sehari pada 18 April 2026. Peserta akan dibekali materi pengenalan sejarah, teknik pengumpulan dokumentasi, hingga teknik penulisan buku sejarah,” jelas Imam.
Rencana ini mendapat dukungan penuh dari akademisi. Kian Amboro, dan Kuswono, dosen sekaligus pemerhati sejarah, menyatakan kesiapannya untuk mengawal proyek ini hingga tuntas. Pihaknya akan menerjunkan tim dosen sejarah untuk melakukan pendampingan teknis selama proses penulisan berlangsung.
Sementara itu, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Kota Metro, M. Jaeni, mengungkapkan bahwa pihaknya segera menginstruksikan setiap sekolah untuk mengirimkan delegasi terbaiknya. Setiap sekolah diminta mengirimkan tiga orang guru dengan kualifikasi khusus. Guru Sejarah atau IPS untuk memahami konten historis. Guru Bahasa Indonesia, untuk memastikan kualitas narasi dan tata bahasa, dan Guru dengan minat menulis sebagai pendukung tim kreatif.
“Kami menargetkan buku ini selesai pada November 2026. Rencananya, peluncuran (launching) akan dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Guru Nasional,” ujar Jaeni. Ia juga menambahkan bahwa karya terbaik akan diberikan apresiasi dan penghargaan (reward) khusus.
Agenda besar ini merupakan tindak lanjut dari rangkaian koordinasi yang telah dilakukan sebelumnya oleh kedua majelis. Sosialisasi awal juga telah disampaikan kepada seluruh kepala sekolah dan madrasah Muhammadiyah se-Kota Metro dalam Rapat Koordinasi (Rakor) di SMK Muhammadiyah 2 Metro beberapa waktu lalu. (ims)














Komentar