JAKARTA – Kota Metro berhasil meraih penghargaan TPAKD Award 2026 kategori Terbaik Tingkat Kota, sementara Provinsi Lampung masuk dalam nominasi TPAKD Terbaik Tingkat Provinsi pada Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) Tahun 2026 di Jakarta, Kamis (22/10/2026).
Penghargaan tersebut menjadi capaian atas pelaksanaan berbagai program inklusi keuangan dan kolaborasi anggota TPAKD di Provinsi Lampung sepanjang 2025 hingga 2026.
Sinergi tersebut mendorong penyaluran Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir (K/PMR) dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk memperluas alternatif pembiayaan formal bagi pelaku UMKM.
Program lainnya mencakup pemerataan pembukaan Rekening Simpanan Pelajar (SIMPEL) di wilayah Lampung, pengembangan pondok pesantren dengan Bank Sampah, serta pembukaan rekening saham bagi lebih dari 13.000 peserta.
Upaya perluasan akses keuangan juga dilakukan melalui penyaluran polis asuransi, peresmian Desa Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI), serta pengembangan ekonomi daerah berbasis komoditas kopi dan penggemukan sapi.
Kepala OJK Provinsi Lampung, Otto Fitriandy, mengapresiasi kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong perluasan akses keuangan di daerah.
“Kami mengharapkan ke depannya peran TPAKD di Provinsi Lampung dan seluruh kabupaten/kota dapat semakin dioptimalkan dalam menggali potensi ekonomi daerah. Melalui sinergi yang kuat antara Pemerintah Daerah, OJK, dan Industri Jasa Keuangan, kita dapat menciptakan ekosistem keuangan yang inklusif, memberdayakan UMKM, dan pada akhirnya membawa dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Otto.
Capaian tersebut juga sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang hadir dalam kegiatan tersebut. Presiden memberikan apresiasi terhadap keberadaan 552 TPAKD di seluruh Indonesia dan menekankan pentingnya peningkatan penghasilan riil serta daya beli masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Presiden juga meresmikan pembentukan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan (DNKK) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesejahteraan dan ketahanan finansial keluarga.
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menegaskan bahwa optimalisasi TPAKD mendukung program Asta Cita Pemerintah, khususnya dalam pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.
Secara nasional, program K/PMR disebut telah menyalurkan Rp64,85 triliun kepada 2,28 juta debitur.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian turut mengapresiasi peran OJK dan pemerintah daerah dalam mempercepat akses keuangan masyarakat. Menurutnya, kehadiran langsung Presiden menunjukkan besarnya perhatian pemerintah terhadap program tersebut.
Capaian ini menjadi momentum bagi TPAKD di Provinsi Lampung untuk terus memperkuat sinergi dan memperluas akses keuangan yang berkualitas agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
TPAKD se-Provinsi Lampung juga berkomitmen mendukung target nasional penyaluran pembiayaan sebesar Rp400 triliun pada tahun mendatang bagi petani, nelayan, dan masyarakat pedesaan.














Komentar