Kota Metro — Wakil Rektor AIK dan Kerjasama, diamanahi Rektor UM Metro, untuk ikut serta menerima kunjungan Duta Besar (DUBES) Palestina H.E Abdalfattah A.K Al -ke Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung (UIN Jusila) dalam rangka jajaki kerja sama pertukaran mahasiswa, pada hari Selasa, tanggal 21 April 2026 di Gedug Rektorat.
Sebelumnya 1 tahun yang lalu Universitas Muhammadiyah Metro pun telah menerima Duta Besar Palestina di Universitas Muhammadiyah Metro pada tanggal 8 Mei di Aula Gedung A.R Fachrudin Kampus 1 UM Metro. Kegiatan ini menjadi momen bersejarah yang memperkuat komitmen UM Metro dalam menjalin hubungan Kerjasama internasional (MoU) berbasis solidaritas, pendidikan, dan perdamaian.
Rektor UIN Jusila, Prof Ida Umami mengatakan, pertemuan membahas seputar kolaborasi lintas sektoral antara pihak Kedutaan Besar Palestina, Pemkot Metro dan UIN Jusila dan Kampus di Metro, kegiatan ini dirangkaikan dengan kegiatan guest lecture yang berlangsung khidmat dan penuh makna, Ia menegaskan bahwa kehadiran Duta Besar Palestina merupakan kehormatan sekaligus bagian dari tindak lanjut nota kesepahaman yang telah ditandatangani sebelumnya di Universitas Muhammadiyah Metro tahun lalu.
Baca Juga : YBM BRILiaN BRI Region 5 Bandar Lampung Bagikan Paket Sembako Untuk Lansia dan Dhuafa di Pulau Pasaran
Kegiatan ini tidak hanya menjadi forum akademik, tetapi juga momentum penguatan solidaritas kemanusiaan antara Indonesia dan Palestina serta penjelasn tentang keadaan Palestina saat ini, dalam pemaparannya, ia turut menyinggung kondisi yang dihadapi rakyat Palestina. Sebagai putra asli Gaza, yang keluarganya juga menjadi korban perang, ia menegaskan bahwa hingga saat ini perjuangan kemerdekaan masih terus berlangsung.
Menurut Ihsan Dacholfany, bahwa selama ini, insya Allah doa rakyat Indonesia dan dukungan selalu untuk Palestina, khususnya rakyat Gaza yang merupakan Sebagai bukti kecintaan terhadap Palestina justru tidak pernah surut, dan harapannya agar civitas kampus dan rakyat Indonesia mendukung perjuangan rakyat Palestina, dalam bentuk solidaritas moral dan bantuan sosial kemanusiaan.
“Saya tidak menyiapkan teks. saya hanya menuliskan nama-nama yang hadir untuk disebutkan”, seperti UNiversitas Muhammadiyah Metro, UMALA, Universitas Islam Lampung selorohnya disambut gelak peserta. “Saya ingin berbicara dari hati, sebab saya merasa kita ini satu. Saya merasa berada di rumah sendiri,” lanjut Abdalfattah.
Baca Juga : Sinergi YBM BRILiaN dan ITERA Cetak Mahasiswa Unggul
Kegiatan berlangsung penuh semangat solidaritas. Sebagaimana tergambar diawal kehadiran Duta Besar Palestina disambut antusias oleh para mahasiswa yang melambaikan bendera Indonesia dan Palestina. Momentum ini menjadi penegas kuatnya hubungan emosional dan dukungan masyarakat Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina


















Komentar