TULANG BAWANG – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Tulang Bawang sukses menyelenggarakan kegiatan Safari Dakwah yang dipusatkan di Masjid Nurul Yaqin, Kampung Bumi Dipasena Jaya, Kecamatan Rawajitu Timur. Kegiatan rohani bertajuk “Membangun Generasi Madani, Menguatkan Akidah dan Amalan” ini berlangsung selama dua hari, yakni pada tanggal 17–18 Juni 2026.
Acara ini dihadiri oleh jajaran Pleno PDM Tulang Bawang, Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Tulang Bawang, serta ratusan peserta yang terdiri dari jajaran Pleno Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Rawajitu Timur selaku tuan rumah, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM), dan seluruh warga Persyarikatan se-Kecamatan Rawajitu Timur.
Ketua PCM Rawajitu Timur menyampaikan apresiasi mendalam atas dipilihnya Rawajitu Timur sebagai pusat pelaksanaan safari dakwah kali ini. Sementara itu, Ketua PDM Tulang Bawang dalam sambutannya sekaligus membuka acara secara resmi menegaskan bahwa momentum ini harus menjadi pemantik semangat dakwah amar ma’ruf nahi munkar di bumi Tulang Bawang.
bACA : Bahaya Ghibah dalam Islam: Dosa Besar yang Sering Dianggap Sepele
Pemurnian Akidah dan Berantas TBC
Rangkaian kajian ilmiah diisi oleh para pemateri dari Pleno PDM Bidang Tarjih dan Tabligh serta Majelis Tabligh. Pada sesi sore, Ustadz Usep Fauzi menyampaikan materi pokok mengenai “Pendalaman Akidah dalam Perspektif Muhammadiyah”.
Beliau menekankan bahwa akidah merupakan pondasi atau akar utama dari seluruh amalan seorang muslim.
“Amal sebanyak apa pun tidak bernilai jika akidahnya rusak, karena tauhid adalah syarat utama keselamatan dunia dan akhirat,” papar Ustadz Usep.
Sesi malam dilanjutkan oleh Ustadz Hanif Ismail dengan materi “Kemuhammadiyahan dan Fiqh Ibadah”. Dalam pemaparannya, Ustadz Hanif mengingatkan kembali misi utama Muhammadiyah sejak awal berdiri, yaitu pemurnian akidah umat dari penyakit TBC (Tahayul, Bid’ah, dan Khurafat) yang dapat merusak kemurnian tauhid. Beliau juga mengajak jamaah agar tidak mencampuradukkan ibadah atau momentum kebaikan dengan kemaksiatan.
Meneladani Kepribadian Muhammadiyah
Memasuki waktu dini hari, para peserta dibangunkan untuk melaksanakan Shalat Tahajjud dan Shalat Subuh berjamaah.
Agenda kemudian ditutup dengan sesi Tazkiyatun Nafs (Penyucian Jiwa) serta Dialog Keorganisasian yang kembali diulas oleh Ustadz Usep Fauzi mengenai 10 Kepribadian Muhammadiyah.
PDM Tulang Bawang berharap nilai-nilai yang didapatkan selama Safari Dakwah—mulai dari pentingnya menjaga kemurnian ibadah, bersyukur dan bersabar dalam kehidupan, hingga komitmen merawat ukhuwah islamiyah—dapat diimplementasikan secara nyata oleh seluruh warga Muhammadiyah demi terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.
Rangkaian acara ditutup secara khidmat pada Kamis pagi menjelang waktu dhuha, di mana para jamaah melaksanakan Shalat Sunnah Isyroq sebelum kembali ke kediaman masing-masing.
(Sidik Purnomo – MPI PDM TULANG BAWANG)




















Komentar