Metro – Madrasah Aliyah (MA) Muhammadiyah Metro menerima kunjungan dari Polsek Metro Pusat, dalam rangka pembinaan gen Z tentang pengelolaan media sosial dan antisipasi hoaks, yang berada di wilayah hukum Polsek Metro Pusat, berlangsung di halaman sekolah pada Senin,27/4/2026.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala MA Muhammadiyah Metro, Budiyanto, Metro menyambut baik kegiatan tersebut sebagai langkah edukatif yang relevan dengan tantangan zaman.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Pembinaan seperti ini penting agar siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga bijak dalam bermedia sosial serta memiliki kesadaran untuk tidak menyebarkan informasi yang belum tentu benar,” ujarnya.
Kepala MA Muhammadiyah Metro menyampaikan bahwa sinergi antara dunia pendidikan dan kepolisian diharapkan mampu membentuk generasi muda yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab di era digital, sekaligus memiliki kepedulian terhadap isu lingkungan dan keselamatan bersama.
Baca : Bagian Kesra Perketat Keberangkatan 400 CJH Pekan Depan
Ia menegaskan bahwa kegiatan pembinaan seperti ini tidak hanya memperkuat literasi digital siswa, tetapi juga menjadi bagian dari pendidikan karakter yang selaras dengan tantangan zaman, terutama dalam menghadapi arus informasi yang semakin cepat dan tidak selalu dapat dipertanggungjawabkan.
Menurutnya, kolaborasi tersebut juga berperan penting sebagai langkah preventif dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di lingkungan sekolah, dan masyarakat, termasuk menghadapi dinamika sosial menjelang momentum-momentum nasional di mana intensitas informasi di ruang digital cenderung meningkat.
Hal senada disampaikan oleh Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Metro Pusat AKP Teguh Pranoto, didampingi Kanit Binmas Aiptu Sumartinah, Kanit Intelkam Aiptu Samsul, serta Bhabinkamtibmas setempat.
Menurutnya, pelajar dan mahasiswa memiliki posisi strategis dalam menghadapi derasnya arus informasi di media sosial.
“Generasi muda, khususnya pelajar dan mahasiswa, harus menjadi garda terdepan dalam menangkal hoaks. Kami mendorong mereka untuk cerdas dalam mengelola media sosial, tidak mudah terprovokasi, serta mampu menyaring informasi sebelum membagikannya,” tegasnya, kepada jurnalis MPI PDM Kota Metro melalui seluler.
Selain itu, dihadapan siswa siswi MA Muhammadiyah Metro, Kapolsek juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya pelajar, untuk memperkuat “Sabuk Kamtibmas” melalui kolaborasi aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Metro Pusat.
“Kami berharap sinergi ini diharapkan mampu memperkuat deteksi dini dan pencegahan gangguan kamtibmas di lingkungan sekolah maupun masyarakat” harapnya.
Lebih lanjut, Kapolsek mengingatkan adanya potensi fenomena El Nino berkepanjangan yang diperkirakan berdampak pada musim kemarau mulai April hingga Oktober, dengan puncak eskalasi pada bulan Agustus. Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko kekeringan dan kebakaran.
“Kami menghimbau kepada seluruh siswa dan masyarakat untuk hemat dalam penggunaan air, tidak membakar sampah sembarangan karena berpotensi menimbulkan kebakaran di musim kemarau,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan di tengah cuaca panas ekstrem, khususnya pada pukul 11.00 hingga 15.00 WIB.
Baca : Jaga Lingkungan Bersama, Polisi Grogol Petamburan Gandeng Linmas
“Di jam-jam tersebut diharapkan banyak minum air putih agar tidak mengalami dehidrasi, serta menghindari aktivitas berlebihan di bawah terik matahari,” tambahnya.
Ia menambahkan bahwa, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat peran generasi muda dalam menjaga ruang digital yang sehat, aman, serta berkontribusi dalam menjaga stabilitas sosial dan lingkungan. (Guswir)




















Komentar