oleh

Kesbangpol Lampura dan FKDM Perkuat Deteksi Dini Potensi Konflik

banner 468x60

LAMPUNG UTARA – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Lampung Utara bersama Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) menggelar diskusi bersama kepala desa dan tokoh masyarakat di Kecamatan Abung Tengah, Rabu (30/9/2026).

 

banner 336x280

Kegiatan tersebut membahas upaya pencegahan dini terhadap potensi konflik dan kenakalan remaja, sekaligus memperkuat komunikasi antara pemerintah, FKDM, dan masyarakat guna menjaga keamanan serta ketenteraman lingkungan di tingkat desa.

 

Kepala Kesbangpol Lampung Utara Iwan Purnama mengatakan tantangan dalam menjaga kondisi daerah tidak hanya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur, tetapi juga kondisi sosial dan perilaku masyarakat, termasuk kenakalan remaja.

 

“Melihat kondisi saat ini, tidak kita pungkiri bahwa tantangan yang terbesar bukan membangun infrastrukturnya. Namun lebih pada sosial kultur, perilaku di masyarakat, bahkan kenakalan remaja,” jelas Iwan.

 

Iwan mengatakan kehadiran Kesbangpol bersama FKDM diharapkan dapat mendorong kepala desa melakukan langkah pencegahan serta menyikapi berbagai persoalan yang berpotensi berkembang menjadi konflik di masyarakat.

 

“Ketika akan muncul persoalan, kita harus segera memposisikan diri, berkomunikasi, dan mencarikan solusi. Kita tidak boleh memprovokasi atau menghasut. Kita cari benang merahnya, baik itu masalah sosial di masyarakat, agama, maupun hal-hal yang beredar di media sosial,” ujarnya.

 

Ia juga mengajak masyarakat, khususnya para pemangku pemerintahan di Kecamatan Abung Tengah, untuk mendukung program pemerintah pusat serta mencermati berbagai perkembangan yang dapat berdampak terhadap kondisi daerah.

 

Sementara itu, Ketua FKDM Lampung Utara Nasril Subandi mengatakan FKDM membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi masyarakat. Setiap informasi mengenai persoalan yang dinilai perlu ditindaklanjuti akan dibahas bersama sesuai mekanisme yang ada.

 

“Jadi kita hadir ini berkumpul dan mengumpulkan hal-hal yang terjadi di wilayah, khususnya di Kecamatan Abung Tengah. Hadirnya kami salah satunya untuk menyampaikan bentuk pencegahan persoalan-persoalan di tengah masyarakat. Segera komunikasi dan pasti akan kita tindaklanjuti,” jelas Nasril.

 

Nasril menambahkan, FKDM juga telah memprogramkan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, khususnya kalangan remaja.

 

“Akan kita sampaikan kepada anak-anak remaja, sehingga sosialisasi dan edukasi sebagai bentuk pencegahan dini dapat tercapai dan ketertiban terjaga,” katanya.

 

Menurut Nasril, deteksi dini dilakukan dengan mencermati berbagai kondisi yang berpotensi menimbulkan persoalan di masyarakat. Jika terdapat kegiatan atau perkumpulan yang dinilai berpotensi memicu konflik, kondisi tersebut perlu segera dikomunikasikan dan diantisipasi.

 

Camat Abung Tengah Kasim, S.E., M.M., mengatakan langkah antisipasi merupakan bagian penting dalam mencegah konflik di tengah masyarakat. Menurutnya, potensi persoalan dari sisi politik, keagamaan, maupun sosial perlu dicermati agar tidak menimbulkan dampak yang lebih besar.

 

“Saya mengajak kepala desa, khususnya di Abung Tengah, untuk bersama-sama mengantisipasi hal-hal yang terjadi dan bahkan yang akan terjadi. Tidak menutup kemungkinan akan ada kegiatan lanjutan untuk pencegahan,” ujar Kasim.

 

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kesbangpol Lampung Utara Iwan Purnama, Kabid Wasnas dan Penanganan Konflik sekaligus pemangku kegiatan FKDM Yanti Fitriana, Ketua FKDM Nasril Subandi beserta rombongan, Camat Abung Tengah, Kapolsek dan Danramil, para kepala desa di Kecamatan Abung Tengah, serta tokoh masyarakat.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *