LAMPUNG UTARA — Sebanyak 631 anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) mengikuti kegiatan manasik haji di Pondok Pesantren Wali Songo, Kabupaten Lampung Utara, Jumat (30/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi bagi anak-anak untuk mengenal ibadah haji sebagai rukun Islam kelima sejak usia dini.
Ratusan peserta berasal dari Kecamatan Abung Selatan, Kabupaten Lampung Utara, serta Kecamatan Anak Ratu Aji, Kabupaten Lampung Tengah. Kegiatan ini juga diikuti sekitar 200 guru dan 800 wali murid.
Pimpinan Pondok Pesantren Wali Songo, Drs. H. M. Nurullah Qomaruddin, AS., M.H., mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mengenalkan ibadah haji kepada anak-anak PAUD, mulai dari pengertian hingga gambaran perjalanan pelaksanaan ibadah haji.
“Mengenalkan anak-anak PAUD pada rukun Islam kelima, yakni haji. Minimal anak-anak mengenal apa itu haji, bagaimana perjalanan haji, dan dalam jangka panjang orang tua dapat tergugah untuk berangkat haji bersama anak-anaknya. Anak-anak teredukasi bahwa haji ini baik,” jelas Qomaruddin kepada media ini, Jumat (30/10/2026).
Ia menjelaskan, kegiatan manasik haji tersebut merupakan agenda tahunan yang terselenggara melalui koordinasi dengan dewan guru dan dinas serta instansi terkait.
Tahun ini menjadi pelaksanaan kesembilan kegiatan manasik haji anak-anak di Pondok Pesantren Wali Songo.
“Iya, ini kegiatan setiap tahun. Alhamdulillah, tahun ini sudah memasuki tahun kesembilan dilaksanakan di Wali Songo. Minimal mereka juga mengenal lokasi pondok ini dan insyaallah akan mondok di sini,” ucap Qomaruddin.
Lebih lanjut, Qomaruddin menyampaikan bahwa Pondok Pesantren Wali Songo menyediakan sejumlah program pendidikan dan beasiswa bagi para santri. Menurutnya, terdapat anak-anak yang memperoleh beasiswa pendidikan, termasuk di bidang kedokteran.
Saat ini, jumlah santri di Pondok Pesantren Wali Songo mencapai sekitar 750 orang yang tersebar di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD IT, MTs Plus, MA Plus, SMK Cendekia, hingga STIKES.
Ia juga menyampaikan bahwa pihak pesantren memberikan pendidikan gratis bagi anak-anak yatim piatu yang memiliki kemauan dan prestasi belajar yang baik.
(Wn)














Komentar