oleh

Lanal Lampung Gelar Baksos dan Bersih Pantai di Kota Agung, Salurkan 50 Pelampung untuk Nelayan

banner 468x60

TANGGAMUS — Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Lampung bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus menggelar kegiatan bakti sosial, bakti kesehatan, dan aksi bersih-bersih pantai di kawasan Pelabuhan Kota Agung hingga pemecah ombak (breakwater) atau Dermaga Batu, Sabtu (31/10/2026) pagi.

 

banner 336x280

Kegiatan yang dipusatkan di Pos TNI AL (Posal) Kota Agung tersebut dibuka langsung oleh Komandan Lanal (Danlanal) Lampung Kolonel Laut (P) Irianto Kurniawan, B.Eng., M.S.S., M.Tr.Opsla., CRMP.

 

Sejumlah unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, instansi, lembaga, dan masyarakat turut hadir. Di antaranya Staf Ahli Bupati Tanggamus Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Arvin; anggota Komisi II DPRD Tanggamus Hi. Tahang; Kasdim Mayor Inf P. Rahmad; Kapolsek Kota Agung AKP Feriyantoni; Kepala Dinas Perikanan Darma Setiawan; serta perwakilan sejumlah instansi dan mitra terkait.

 

Hadir pula Ketua Yayasan Nusantara Alam Abadi Lampung Firlinda, S.H., S.E., M.Kn., M.H.; Ketua HNSI Tanggamus Aco Daeng Masiga; Kepala SUPM Kota Agung Hi. Kurman; Camat Kota Agung Adi Putra; Lurah Pasar Madang Aprilia Taurisia; serta ratusan personel gabungan, relawan, dan pelajar dari SUPM maupun SMA.

 

Dalam sambutannya, Danlanal Lampung menegaskan bahwa kehadiran TNI AL di wilayah pesisir bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wujud nyata pengabdian kepada masyarakat sebagai Garda Laut Nusantara.

 

“TNI Angkatan Laut lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan mengabdi untuk rakyat. Desa Madang, sebagai desa pesisir yang berada di selat yang strategis dan dekat dengan Anak Gunung Krakatau, adalah bagian dari keluarga besar kami,” tegas Kolonel Irianto.

 

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut membawa dua misi utama, yakni bakti kesehatan dan bakti sosial.

 

Dalam kegiatan bakti kesehatan, Lanal Lampung menerjunkan tim dokter dan tenaga medis untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis, pemeriksaan umum, serta pembagian vitamin kepada masyarakat. Menurutnya, kesehatan merupakan salah satu faktor penting bagi nelayan agar dapat terus menjalankan aktivitas melaut.

 

Selain pelayanan kesehatan, masyarakat dan para pelajar juga mendapatkan edukasi mengenai Bantuan Hidup Dasar (BHD) serta teknik Heimlich sebagai bekal pengetahuan dalam memberikan pertolongan pertama pada kondisi darurat.

 

Sementara itu, melalui bakti sosial, Lanal Lampung menyalurkan bantuan sembako dan 50 jaket pelampung (life jacket) kepada nelayan di Kelurahan Pasar Madang.

 

“Semoga bantuan yang tidak seberapa ini dapat meringankan beban dan mempererat tali silaturahmi,” ujar Danlanal.

 

Lebih lanjut, Danlanal menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi dari delapan Area Perubahan Reformasi Birokrasi TNI AL, khususnya Area ke-8 tentang Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik. Kegiatan itu juga menjadi bagian dari upaya membangun Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

 

“Kami ingin membuktikan bahwa Lanal Lampung tidak hanya menjaga laut, tetapi juga hadir melayani masyarakat. Kami ingin menjadi satuan yang bersih, akuntabel, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkapnya.

 

Menutup sambutannya, Danlanal Lampung turut menyampaikan keprihatinan terhadap potensi bencana erupsi Gunung Anak Krakatau serta banjir rob yang kerap melanda wilayah pesisir Tanggamus. Ia menegaskan bahwa Lanal Lampung siap siaga selama 24 jam untuk membantu masyarakat apabila terjadi keadaan darurat.

 

“Posko kami terbuka. Apabila ada keadaan darurat, segera hubungi Babinpotmar kami atau Pos AL terdekat,” imbaunya.

 

“Mari kita jaga laut kita, karena dari laut kita hidup dan menghidupi,” tutup Danlanal.

 

Mewakili Bupati Tanggamus, Staf Ahli Arvin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Danlanal Lampung beserta jajaran, para sponsor, dan seluruh pihak yang telah terlibat dalam kegiatan tersebut.

 

Menurutnya, kegiatan bakti sosial dan pelayanan kesehatan itu sangat membantu masyarakat, khususnya warga yang tinggal di wilayah pesisir.

 

“Hal ini tentunya sangat membantu meringankan beban masyarakat, terutama di wilayah pesisir,” ujarnya.

 

Arvin juga menyampaikan bahwa kegiatan bersih pantai menjadi momentum penting untuk melestarikan budaya kerja bakti dan gotong royong di tengah masyarakat.

 

“Tujuannya untuk menjaga kebersihan lingkungan, khususnya pantai, agar bebas dari pencemaran dan polusi,” katanya.

 

Lebih lanjut, ia menyebut kegiatan tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai penguatan upaya menjaga kebersihan lingkungan, terutama kawasan laut, pesisir pantai, dan permukiman.

 

Melalui kegiatan ini, Pemkab Tanggamus dan Lanal Lampung berkomitmen untuk terus bersinergi menjaga wilayah pesisir agar tetap bersih dan aman, sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

Rangkaian kegiatan diawali dengan aksi bersih-bersih pantai, dilanjutkan pembagian bantuan sosial, penyerahan 50 jaket pelampung kepada nelayan, pemeriksaan kesehatan umum dan mata, serta sosialisasi keselamatan pelayaran dan pertolongan pertama saat tenggelam kepada siswa-siswi SMA dan SUPM Kota Agung. Kegiatan juga diisi dengan dialog interaktif bersama para nelayan.

 

(Wnrls)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *