Metro – Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) kembali mengukuhkan lulusan melalui Yudisium Bersama Periode II Tahun 2026 yang digelar di Aula Gedung Buya Hamka Kampus I, Kamis (30/7/2026). Sebanyak 314 lulusan jenjang Ahli Madya, Sarjana, dan Magister resmi menyandang status alumni setelah dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan akademik.
Dr. Arif Athibi, S.Pd., M.Pd., Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UM Metro yang mewakili para dekan, mengajak seluruh lulusan untuk tidak berhenti belajar meskipun telah menyelesaikan pendidikan pada jenjangnya masing-masing.
Menurutnya, UM Metro tidak hanya mencetak lulusan yang kompeten secara akademik, tetapi juga melahirkan cendekiawan yang mampu berdakwah melalui karya nyata di tengah masyarakat. Ia juga berpesan agar para alumni senantiasa menjaga nama baik diri, keluarga, almamater, dan Persyarikatan Muhammadiyah, serta terus meningkatkan jenjang pendidikan apabila memiliki kesempatan.
Pada kesempatan yang sama, Rektor UM Metro Dr. Nyoto Suseno, M.Si. menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yudisium yang telah berhasil menyelesaikan proses pendidikan. Ia menjelaskan bahwa proses penetapan kelulusan kini semakin akuntabel karena seluruh data akademik mahasiswa terlebih dahulu melalui validasi oleh Kementerian sebelum ditetapkan lulus oleh universitas.
Rektor juga mengingatkan para lulusan agar memeriksa kembali seluruh data pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), ijazah, transkrip akademik, hingga identitas pribadi sebelum dokumen diterbitkan, sehingga tidak menimbulkan kendala di kemudian hari.
Lebih lanjut, Rektor mengajak para alumni untuk segera mengambil peran di tengah masyarakat. Menurutnya, kelulusan bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal untuk memberikan kontribusi nyata bagi bangsa.
“Universitas Muhammadiyah Metro memiliki visi sebagai Pusat Keunggulan Profetik, Profesional, Modern, dan Mencerahkan. Karena itu, saudara semua harus mampu berkarya secara profesional dengan membawa nilai-nilai profetik, menjunjung tinggi integritas, amanah, serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil tracer study tahun 2025, sekitar 82 persen lulusan UM Metro telah terserap di dunia kerja. Meski demikian, universitas berharap semakin banyak alumni yang tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Baca : Milad ke-24 Lazismu, Integrasi Menguatkan Dampak itu Mendengarkan Isi Hati Masyarakat
“Kami akan lebih bangga apabila lulusan Universitas Muhammadiyah Metro mampu membuka lapangan kerja baru. Itulah salah satu bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi bagi bangsa,” tambahnya.
Menutup rangkaian acara, Bendahara Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Metro, Bambang Setiadi Triatmoyo, S.Ag., menyampaikan tausiyah yang mengajak para alumni untuk terus meningkatkan kualitas diri melalui semangat belajar sepanjang hayat. Mengutip Surah Az-Zumar ayat 9 dan Surah Al-Mujadilah ayat 11, ia menegaskan bahwa Allah SWT meninggikan derajat orang-orang yang berilmu. Karena itu, lulusan UM Metro diharapkan terus mengembangkan kompetensi, aktif dalam kehidupan bermasyarakat, serta berkontribusi dalam Persyarikatan Muhammadiyah.
Ia juga mengibaratkan peningkatan kualitas diri seperti mengisi sebuah botol dengan sesuatu yang semakin bernilai. Menurutnya, lulusan perguruan tinggi harus terus mengasah ilmu, memperkaya wawasan, dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat agar menjadi pribadi yang berkualitas dan bernilai tinggi.
Kegiatan ini dihadiri oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Metro yang diwakili oleh Bendahara Bambang Setiadi Triatmoyo, S.Ag., Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UM Metro Dr. M. Samson Fajar, M.Sos.I., Rektor UM Metro Dr. Nyoto Suseno, M.Si., serta para Dekan, Direktur, ketua Program Studi, Dosen di lingkungan UM Metro.
Melalui Yudisium Bersama Periode II Tahun 2026 ini, UM Metro kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter Islami, profesional, serta siap menjadi agen perubahan yang memberikan manfaat bagi bangsa, masyarakat, dan Persyarikatan Muhammadiyah.
















Komentar